Pencarian

Kecelakaan Maut di Perbaungan, Dua Warga Labuhanbatu Utara Tewas Ditabrak KA Putri Deli di Perlintasan Tanpa Palang

Senin, 10 Agustus 2026 • 23:08:01 WIB
Kecelakaan Maut di Perbaungan, Dua Warga Labuhanbatu Utara Tewas Ditabrak KA Putri Deli di Perlintasan Tanpa Palang
Dua warga Labuhanbatu Utara tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak KA Putri Deli di perlintasan tanpa palang di Perbaungan, Sergai, Senin (10/8/2026).

PERBAUNGAN — Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api sebidang tanpa palang di Dusun I, Desa Pematang Sinonam, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin (10/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Dua orang pria meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang mereka kendarai ditabrak Kereta Api (KA) Putri Deli U98.

Kedua korban diketahui bernama Romaito Rambe (30) yang bertindak sebagai pengendara, dan Torkis Rambe (27) yang dibonceng. Keduanya merupakan warga Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Kronologi: Diduga Tidak Melihat KA Melaju dari Arah Medan

Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kecelakaan berawal saat sepeda motor Honda Revo bernomor polisi BK 4869 VBS melaju dari arah pekarangan rumah warga menuju Jalan Besar/Jalinsum.

Begitu tiba di perlintasan sebidang yang tidak dilengkapi palang pintu, pengendara diduga kurang memperhatikan situasi sekitar. Padahal, KA Putri Deli U98 sedang melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi/Tanjung Balai.

"Pengendara diduga kurang memperhatikan kedatangan kereta api yang melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi/Tanjung Balai. Bagian depan kereta api mengenai bagian samping kiri sepeda motor korban," ujar Bringin Jaya, Senin (10/8/2026).

Benturan Keras dan Evakuasi Korban

Benturan keras yang terjadi membuat kedua korban terpental dari sepeda motor. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) akibat luka yang diderita.

Setelah kejadian tersebut, kereta api tidak berhenti dan melanjutkan perjalanannya menuju Tanjung Balai. Sementara itu, petugas piket Satlantas Polres Sergai yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Jenazah Romaito Rambe dan Torkis Rambe kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Melati Perbaungan untuk menjalani visum et repertum. Dalam insiden ini, tidak ada korban lain yang mengalami luka berat maupun luka ringan.

Peristiwa ini kembali menyoroti bahayanya perlintasan kereta api sebidang tanpa palang pintu yang masih banyak ditemukan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Serdang Bedagai. Pengguna jalan diimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang, terutama yang tidak dilengkapi alat pengaman.

Follow www.okesumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: teritorial24.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks