Pencarian

Pemkab Deli Serdang Kembangkan Bawang Merah di Namorambe, Target Panen 13 Ton Akhir Desember

Sabtu, 26 September 2026 • 09:03:01 WIB
Pemkab Deli Serdang Kembangkan Bawang Merah di Namorambe, Target Panen 13 Ton Akhir Desember
Bupati Deli Serdang melakukan penanaman perdana bawang merah di Desa Jati Kesuma, Kecamatan Namorambe.

DELI SERDANG — Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menargetkan produksi 10 hingga 13 ton bawang merah dari lahan seluas satu hektar di Dusun I, Desa Jati Kesuma, Kecamatan Namorambe. Penanaman perdana dilakukan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jati Kesuma Jaya.

Budidaya bawang merah ini menjadi komoditas baru bagi petani di Namorambe. Selama ini, kawasan tersebut lebih dikenal sebagai daerah penghasil sayuran dan palawija dibandingkan bawang merah yang selama ini identik dengan sentra produksi Brebes, Jawa Tengah.

Dua Ton Bibit Ditanam, Panen Diharapkan Akhir Desember

Penanaman menggunakan dua ton bibit bawang merah. Bupati meminta penyuluh pertanian dan Dinas Pertanian aktif mendampingi petani sejak masa tanam hingga panen.

"Targetnya akhir Desember harus menghasilkan 10 sampai 13 ton. Saya minta penyuluh dan Dinas Pertanian aktif turun ke lapangan, bukan sekadar memberikan penyuluhan lewat kata-kata atau teori, tapi terjun langsung sehingga bisa melihat masalah yang ditemukan," kata Asri Ludin Tambunan.

Pendampingan diminta tidak berhenti pada penyuluhan. Petugas harus hadir langsung di lapangan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi petani selama proses budidaya berlangsung.

Tanpa Mulsa, Pola Tanam Meniru Brebes

Kepala Dinas Pertanian Deli Serdang, Elina Sari, menjelaskan budidaya kali ini dilakukan tanpa menggunakan mulsa. Pola tersebut diterapkan dengan mengacu pada praktik pertanian bawang merah di Brebes.

"Kali ini tidak pakai mulsa. Kita ingin mencontoh Brebes. Mudah-mudahan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan," jelas Elina Sari.

Selain bibit dan pupuk, Pemkab Deli Serdang melalui dana APBD memberikan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda dua dan kultivator. Alsintan tersebut ditempatkan di kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan dapat dipinjamkan secara gratis oleh petani.

Drainase dan Akses Jalan Jadi Perhatian

Terkait akses menuju lahan pertanian, Bupati menanyakan kebutuhan drainase dan parit menjadi perhatian terlebih dahulu agar aliran air tetap lancar. Usulan perbaikan jalan selanjutnya akan dikaji Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sesuai kewenangan perangkat daerah terkait.

Perwakilan Gapoktan Jati Kesuma Jaya mengapresiasi dukungan pemerintah. Mereka berharap petani mendapat kesempatan mengikuti studi tiru ke daerah yang memiliki keberhasilan dalam pengembangan komoditas pertanian.

"Alhamdulillah, bantuannya sudah diterima. Kami harap terus diberikan pengetahuan agar hasil panennya sesuai," ucap salah seorang petani.

Pengembangan bawang merah di Namorambe diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menambah pilihan komoditas pertanian bagi petani setempat.

Follow www.okesumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: medan.viva.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks