Judoka Asal Medan Sahrul Sulaiman Rebut Emas ASEAN Para Games

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 24 Januari 2026 | 09:25:00 WIB
Sahrul Sulaiman raih medali emas judo nomor J1/J2 kelas -81 kilogram di ASEAN Para Games.

Medan - Getaran keras terasa di atas matras judo Convention Hall, The Mall Korat, Thailand. Dalam satu gerakan tegas, Sahrul Sulaiman mengakhiri perlawanan lawan dengan ippon sempurna. Aksi tersebut memastikan medali emas nomor J1/J2 kelas -81 kilogram di ajang ASEAN Para Games menjadi milik Indonesia.

Atlet para judo asal Medan, Sumatera Utara, itu kembali mencatatkan prestasi gemilang di pentas internasional. Medali emas ini menjadi yang kedua bagi Sahrul sepanjang kiprahnya di ASEAN Para Games, sekaligus menegaskan konsistensinya sebagai salah satu judoka terbaik di kawasan Asia Tenggara.

Di usia 35 tahun, Sahrul menunjukkan kematangan teknik dan kestabilan mental. Ia mengakui sempat merasakan tekanan sebelum bertanding, namun pengalaman panjang di berbagai kejuaraan internasional membantunya mengendalikan emosi dan fokus pada strategi.

Kemenangan ini memiliki makna personal yang mendalam. Sahrul mendedikasikan medali emas tersebut untuk keluarganya. Dukungan istri, anak-anak, orang tua, serta tanggung jawab sebagai anak tertua menjadi sumber kekuatan utama setiap kali ia melangkah ke arena.

Persaingan di nomor J1/J2 -81 kilogram berlangsung sengit. Format round robin mempertemukan lima judoka dari negara berbeda. Salah satu laga paling emosional terjadi saat Sahrul harus berhadapan dengan sesama atlet Indonesia, Azis Rizal Saepul, rekan latihan yang telah lama menemaninya berproses di dunia para judo.

Usai duel sesama Merah Putih, Sahrul tampil semakin dominan. Ia menundukkan Al Jaed Pacheco dari Filipina, kemudian menjatuhkan wakil tuan rumah Phayaksa Adithep dengan ippon. Penampilan impresif itu ditutup dengan kemenangan ippon atas Chaisin Kittikai.

Keunggulan Sahrul terletak pada kemampuannya mengontrol jalannya pertandingan. Ia piawai mengatur tempo, memilih waktu menyerang, serta menjaga grip agar tidak memberi peluang bagi lawan untuk berkembang.

Selepas sukses di ASEAN Para Games, Sahrul langsung mengalihkan fokus ke target berikutnya, yakni Asian Para Games 2026 di Aichi–Nagoya, Jepang. Ia dijadwalkan menjalani persiapan intensif bersama tim nasional para judo Indonesia.

Di balik kilau medali emas, Sahrul menyimpan harapan besar. Ia berharap masa depan atlet disabilitas mendapat perhatian lebih, terutama setelah masa kompetitif berakhir, agar para atlet tetap memiliki kesempatan hidup layak usai mengabdikan diri membawa nama bangsa dan negara.

Reporter: Redaksi
Back to top