GUNUNGSITOLI — Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menegaskan bahwa progres pembangunan turap di ruas jalan provinsi Miga–Lolowua, Kota Gunungsitoli, berada di jalur yang benar. Ia menyebut prinsip utama Pemprov Sumut adalah memastikan seluruh pekerjaan infrastruktur rampung tepat waktu.
"Prinsipnya, kita ingin pembangunan infrastruktur ini tepat waktu," kata Surya di Gunungsitoli, Senin.
Ruas jalan Miga–Lolowua merupakan jalur strategis yang menghubungkan Kota Gunungsitoli dengan Kabupaten Nias Barat. Kondisi jalan yang aman menjadi krusial bagi mobilitas warga dan distribusi logistik antarwilayah.
Jalur Vital Penghubung Dua Daerah
Peninjauan ini bukan sekadar seremonial. Surya menyebut ruas jalan tersebut adalah urat nadi perekonomian yang menghubungkan dua wilayah di Kepulauan Nias.
"Sebagaimana pesan Gubernur Bobby Nasution pada agenda berkantor di Kepulauan Nias untuk memastikan pembangunan berjalan optimal," tutur Surya.
Kehadiran turap atau bronjong di sepanjang jalan ini dinilai penting untuk mencegah longsor dan menjaga badan jalan tetap stabil, terutama saat curah hujan tinggi.
Agenda Lanjutan: Sekolah dan Jaminan Kesehatan
Selama berkantor di Kepulauan Nias, Wagub tidak hanya fokus pada infrastruktur jalan. Surya juga dijadwalkan meninjau rehabilitasi sejumlah sekolah yang kondisinya membutuhkan perbaikan.
Selain itu, penguatan program Universal Health Coverage (UHC) akan dibahas bersama lima pemerintah kabupaten/kota se-Kepulauan Nias. Langkah ini untuk memastikan layanan kesehatan masyarakat berjalan maksimal.
"Saya tiba di Kepulauan Nias hari ini, dan langsung meninjau pembangunan turap di ruas jalan provinsi Miga–Lolowua," ungkapnya.
Warga: Jalan Lebih Baik, Tinggal Selesaikan Turap
Respons positif datang dari warga setempat. Grace Zebua, warga Gunungsitoli, mengaku manfaat pembangunan yang dilakukan Pemprov Sumut sudah mulai dirasakan, terutama dari perbaikan infrastruktur jalan.
"Semoga jalan-jalan rusak di sini bisa semua terselesaikan, sehingga masyarakat bisa nyaman," kata Grace.
Senada dengan Grace, Johan, pengendara yang kerap melintasi ruas Miga–Lolowua, menilai kondisi jalan kini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Namun, ia berharap pengerjaan turap segera dituntaskan demi keamanan berkendara.
"Jalan sudah bagus, tinggal ini bronjong (turap), semoga juga cepat selesai, sehingga kita tidak lagi was-was jalan di sini," tutur Johan.