JAKARTA — Wesly Silalahi menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar untuk memperkuat transformasi digital sebagai fondasi tata kelola pemerintahan modern. Keikutsertaan dalam forum yang digelar Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) bersama PT Adhouse Clarion Events itu dinilai menjadi wadah strategis untuk memperluas kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan yang berlangsung 5–6 Agustus 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026. Forum tersebut mempertemukan kepala daerah, pemerintah pusat, akademisi, pelaku industri, dan mitra teknologi.
Fokus pada Penguatan Tata Kelola Data dan Keamanan Siber
Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan utama dalam dialog kepemimpinan ini. Selain penguatan tata kelola data, forum menyoroti pentingnya keamanan siber di lingkungan pemerintah daerah yang semakin rawan ancaman.
Perwakilan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Didik Hardiyanto mengingatkan bahwa ancaman siber terus meningkat seiring digitalisasi layanan publik. Penguatan sistem keamanan menjadi prasyarat agar transformasi digital tidak justru membuka celah kebocoran data warga.
Pemanfaatan AI untuk Pelayanan Publik yang Adaptif
Forum ini juga membahas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara bertanggung jawab. Pemerintah kota didorong mengembangkan ekosistem pemerintahan digital yang efektif, transparan, dan akuntabel, bukan sekadar mengganti proses manual menjadi elektronik.
Direktur Eksekutif APEKSI Alwi Rustam mengatakan forum ini bertujuan memperkuat kapasitas pemerintah kota dan mempererat sinergi dengan sektor swasta. Menurutnya, inovasi dari dialog ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital di daerah masing-masing.
Pemko Pematangsiantar Perkuat Fondasi Digital Government
Melalui keikutsertaan ini, Pemko Pematangsiantar berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang aman, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan masyarakat. Wesly menilai forum ini menjadi ruang belajar sekaligus berbagi praktik baik antarkota.
Turut mendampingi Wesly dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mereka adalah Kepala Bappeda Sofie M Saragih, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Johannes Sihombing, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Alwi Andrian Lumban Gaol, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (PMPTSP) Muhammad Hamam Sholeh.