Pencarian

Respons Purbaya Soal Harga Honda Super One Rp 400 Jutaan: Mahal Juga!

Rabu, 05 Agustus 2026 • 20:59:31 WIB
Respons Purbaya Soal Harga Honda Super One Rp 400 Jutaan: Mahal Juga!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan responsnya saat menanyakan rencana harga Honda Super One kepada perwakilan pabrikan.

SUMATERA UTARA — Bukan rahasia lagi kalau Honda sedang menyiapkan skutik baru bergaya retro-futuristik bernama Super One. Yang menarik, bocoran harga ini tidak meluncur dari dealer atau forum, melainkan langsung ke telinga Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Informasi ini tentu jadi sinyal kuat bahwa Honda sudah mulai memetakan pasar untuk produk terbarunya tersebut.

Berapa Harga yang Dibocorkan ke Menkeu?

Dalam pertemuan yang membahas insentif kendaraan listrik, Purbaya mengaku sempat bertanya langsung soal rencana harga Super One. Jawaban dari perwakilan Honda membuatnya terkejut — angka yang disebut berada di kisaran Rp 400 jutaan.

"Mahal juga!" ujar Purbaya menirukan responsnya saat mendengar angka tersebut. Ia tidak menyebut detail spesifikasi atau varian yang dimaksud, tapi nominal itu langsung menempatkan Super One di kelas premium, bersaing dengan motor listrik sekelas dan skutik maxi bermesin besar.

Posisi Harga Super One di Pasar Otomotif Indonesia

Kalau benar tembus Rp 400 jutaan, Super One akan langsung bersaing dengan nama-nama besar seperti Yamaha TMax, Honda Forza 250, atau bahkan PCX160 dalam bentuk modifikasi ekstrem. Namun ada satu perbedaan fundamental: Super One disebut-sebut mengusung tenaga listrik.

  • Honda belum mengonfirmasi apakah Super One full electric atau hybrid
  • Harga Rp 400 juta setara dengan mobil LCGC baru atau motor listrik premium buatan China
  • Posisi ini jauh di atas NMax (Rp 40-50 juta) dan PCX160 (Rp 45-50 juta)
  • Kompetitor langsung yang paling masuk akal adalah motor listrik premium seperti LiveWire S2 Del Mar atau Zero Motorcycles

Yang menarik, Purbaya sendiri sedang menggodok kebijakan insentif untuk kendaraan listrik. Bocoran harga ini bisa jadi bagian dari lobi Honda agar Super One masuk daftar penerima subsidi atau diskon PPN.

Mengapa Harganya Bisa Semahal Itu?

Belum ada spesifikasi resmi yang dirilis. Tapi kalau Honda berani mematok Rp 400 jutaan, kemungkinan besar Super One bukan sekadar skutik listrik biasa. Bisa jadi motor ini memakai baterai berkapasitas besar, motor listrik bertenaga tinggi, atau bahkan material bodi dari serat karbon.

Pengamat otomotif menilai harga segitu hanya masuk akal kalau Super One punya performa setara motor 250cc-400cc bensin. Kalau cuma motor listrik 8kW dengan baterai 5kWh, harganya akan sangat sulit dipertanggungjawabkan — kecuali Honda memang mau membangun image premium dulu.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menabung

Sebelum tergoda, ada beberapa catatan penting. Pertama, infrastruktur charging motor listrik premium di Indonesia masih sangat terbatas. Kedua, biaya perawatan baterai jangka panjang belum jelas — penggantian baterai motor listrik bisa memakan 30-50% dari harga motor. Ketiga, nilai jual kembali motor listrik premium di Indonesia masih belum teruji.

Honda juga belum mengumumkan kapan Super One resmi meluncur. Kalau mengikuti pola peluncuran motor konsep sebelumnya, bisa jadi butuh 1-2 tahun lagi sebelum benar-benar dipasarkan. Harga Rp 400 jutaan pun bisa berubah tergantung kebijakan insentif yang sedang disiapkan pemerintah.

Kesimpulan

Respons Purbaya yang spontan itu justru membuka diskusi menarik: apakah pasar Indonesia siap menerima motor Honda seharga mobil? Untuk segmen ini, pembeli tidak sedang mencari transportasi murah — mereka mencari statement, teknologi, dan pengalaman berkendara yang berbeda.

Kalau Super One benar-benar hadir dengan performa dan kualitas setara harganya, ini bisa jadi game-changer untuk motor listrik premium di Indonesia. Tapi kalau hanya sekadar skutik listrik dengan badge Honda, angka Rp 400 juta akan jadi bumerang. Kita tunggu saja pengumuman resmi dari pabrikan.

Follow www.okesumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks