KARO — Kepala Bapenda Sumatera Utara, Sutan Tolang Lubis, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan perpajakan yang ramah dan responsif bagi masyarakat di kawasan dataran tinggi. Kunjungan kerja ke UPTD Pelayanan Pendapatan Daerah di Salak (Pakpak Bharat), Sidikalang (Dairi), dan Kabanjahe (Karo) dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung, bukan sekadar agenda seremonial.
Bukan Sekadar Monitoring, tapi Pastikan Layanan Optimal
Sutan Tolang menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan upaya untuk memastikan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan pendapatan daerah benar-benar dirasakan secara merata, terutama di wilayah dengan tantangan geografis tersendiri.
"Kami ingin memastikan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan pendapatan daerah benar-benar dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, termasuk di wilayah dataran tinggi yang memiliki tantangan geografis tersendiri," ujarnya saat dihubungi Selasa (4/8/2026).
Potensi Pertanian dan Perkebunan Dongkrak Kepatuhan Wajib Pajak
Menurut Sutan, kawasan Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi penggerak utama perekonomian masyarakat. Aktivitas ekonomi yang dinamis ini dinilai turut mendorong meningkatnya kesadaran warga dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
"Kunjungan ini membawa optimisme. Potensi sektor pertanian dan perkebunan di kawasan dataran tinggi sangat besar dan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat, yang pada akhirnya juga berdampak positif terhadap kepatuhan wajib pajak," katanya.
Apresiasi Dedikasi Petugas di Wilayah Pegunungan
Selama berada di ketiga UPTD tersebut, Sutan menyempatkan diri menyapa dan memberikan apresiasi kepada seluruh petugas pelayanan. Ia menilai dedikasi mereka dalam melayani masyarakat secara ramah, cepat, dan responsif patut diacungi jempol, meski harus bertugas di wilayah pegunungan.
Ia mengingatkan seluruh jajaran UPTD agar terus mengedepankan pelayanan yang humanis, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta menghormati kearifan lokal dalam memberikan pelayanan.
Sinergi Pemangku Kepentingan Kunci Capai Target PAD
Sutan menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah. Hal ini dinilai krusial agar upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat berjalan maksimal dan mendukung percepatan pembangunan Sumatera Utara.
"Kolaborasi yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan pelayanan pendapatan di daerah harus terus dijaga. Sinergi ini menjadi kunci untuk mencapai target PAD sekaligus mendukung percepatan pembangunan Sumatera Utara," ujarnya.