Pencarian

Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Ramping dengan Layar 7,6 Inci Seharga Rp 31 Jutaan

Selasa, 04 Agustus 2026 • 01:34:01 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Ramping dengan Layar 7,6 Inci Seharga Rp 31 Jutaan
Samsung Galaxy Z Fold 8 resmi diluncurkan dengan layar utama 7,6 inci dan bobot 201 gram.

SUMATERA UTARA — Samsung menambah lini ponsel lipatnya dengan menghadirkan Galaxy Z Fold 8, perangkat yang mencoba mengisi celah antara ponsel lipat buku berukuran besar dan ponsel lipat clamshell. Dengan harga lebih rendah dari Galaxy Z Fold 7 saat peluncuran, perangkat ini menyasar pengguna yang menginginkan layar lebar tanpa harus membawa perangkat yang terlalu besar di saku.

Spesifikasi Utama Galaxy Z Fold 8

  • Chipset: Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy
  • RAM: 12 GB (varian 1 TB mendapat 16 GB)
  • Penyimpanan: 256 GB, 512 GB, 1 TB
  • Layar utama: 7,6 inci Dynamic AMOLED 2X, refresh rate 1-120 Hz, kecerahan puncak 3.000 nits
  • Layar cover: 5,5 inci Dynamic AMOLED 2X, refresh rate 1-120 Hz
  • Kamera belakang: 50 MP wide (f/1.8) + 50 MP ultra-wide (f/1.9)
  • Kamera selfie: 10 MP (layar dalam) + 10 MP (layar luar)
  • Baterai: 4.800 mAh, pengisian cepat 45W wired, 20W wireless
  • Sistem operasi: Android 17 dengan One UI 9
  • Dimensi: 161,4 x 123,9 x 4,5 mm (terbuka), 81,9 x 123,9 x 9,7 mm (tertutup)
  • Bobot: 201 gram

Desain Baru yang Lebih Ramah Kantong

Galaxy Z Fold 8 tampil dengan bentuk lebih persegi panjang dibanding pendahulunya. Saat terbuka, dimensinya hampir menyerupai iPad mini atau perangkat e-reader, bukan lagi format persegi yang umum ditemui pada ponsel lipat lain. Bobot 201 gram dan ketebalan 4,5 mm membuatnya menjadi ponsel lipat buku paling ringan yang pernah dirilis Samsung.

Dengan rasio 4:3 pada layar dalam, pengguna mendapat ruang baca lebih lega. Saat menulis di Google Docs, layar ini mampu menampilkan hampir dua kali lipat jumlah baris teks dibandingkan ponsel biasa. Sementara itu, layar cover 5,5 inci dengan rasio 16:10 tetap nyaman digunakan satu tangan untuk aplikasi sehari-hari.

Samsung membekali perangkat ini dengan sertifikasi IP48 untuk ketahanan terhadap air dan debu, lapisan Gorilla Glass Ceramic 3 pada layar, serta material Flex Titanium di bawah panel utama untuk menambah ketahanan. Pilihan warna yang tersedia adalah Lavender, Graphite, Cream, dan Mint (khusus Samsung Store).

Kamera: Kualitas Baik, Tapi Tanpa Lensa Telefoto

Salah satu catatan terbesar dari Galaxy Z Fold 8 adalah absennya kamera telefoto. Padahal, varian Ultra tetap membawa lensa 10 MP dengan zoom optik. Sebagai kompensasi, kamera utama 50 MP mendukung zoom dalam sensor hingga 2x, sementara zoom digital maksimal mencapai 10x dengan kualitas yang menurun.

Hasil foto dari kamera utama dan ultra-wide terbilang solid. Pemrosesan warna Samsung kini lebih natural dibanding generasi sebelumnya. Mode potret juga tetap menjadi andalan, dengan kemampuan memotong subjek secara akurat, termasuk di area sekitar kacamata.

Untuk perekaman video, perangkat ini mendukung hingga 8K/30fps atau 4K/60fps. Fitur Super Steady dengan Horizontal Lock dari seri Galaxy S26 juga tersedia, yang mampu meratakan getaran saat merekam sambil berlari, meski dengan sedikit pengurangan resolusi.

Performa dan Baterai di Uji Coba

Dalam pengujian benchmark, Galaxy Z Fold 8 mencatat skor Geekbench 6 single-core 3.253 dan multi-core 7.975. Angka ini sedikit di bawah ekspektasi untuk chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, namun tetap masuk kategori flagship. Pada pengujian 3DMark Wild Life Extreme Stress Test, skor terbaik tercatat 5.087 dan terendah 2.083, menunjukkan adanya penurunan performa saat beban berat berkepanjangan.

Meski begitu, pengalaman bermain game terbilang mulus. Destiny Rising pada pengaturan grafis tertinggi 60fps berjalan tanpa kendala, dan Asphalt Legends pada 120fps juga tidak menunjukkan gejala lag.

Baterai 4.800 mAh menjadi peningkatan signifikan dibanding Galaxy Z Fold 7 yang hanya 4.400 mAh. Dalam pemakaian campuran ringan hingga sedang, perangkat ini mampu bertahan antara satu hingga satu setengah hari. Pengisian daya 45W mengisi baterai dari kosong hingga 43 persen dalam 15 menit dan penuh dalam 1 jam 5 menit.

Fitur Software Khas Lipat

One UI 9 yang berbasis Android 17 membawa sejumlah pembaruan. Fitur Now Nudge memberikan saran aplikasi atau tindakan berikutnya berdasarkan konten di layar, dan dapat langsung membuka tampilan layar terbagi. Ada pula otomatisasi tugas berbasis AI untuk aplikasi tertentu yang aktif di AS, Inggris, dan Korea Selatan.

Fitur My FanCam memungkinkan pengguna membuat video yang melacak satu subjek dari rekaman apa pun, baik dari galeri maupun YouTube. Namun, fitur ini hanya bekerja jika subjek cukup besar dalam bingkai dan pencahayaan memadai. Tidak ada opsi pelacakan manual.

Sistem Multi-Window kini mendukung tiga aplikasi bersamaan, baik secara vertikal, horizontal, atau kombinasi satu layar penuh dan dua layar seperempat. Ini cukup membantu untuk produktivitas tanpa harus membuka laptop.

Harga dan Ketersediaan

Galaxy Z Fold 8 mulai dipasarkan secara global pada 7 Agustus 2026. Harga yang ditawarkan adalah sebagai berikut:

  • 256 GB: US$1.899,99 (sekitar Rp 31,3 juta) / £1.699 / AU$2.699
  • 512 GB: US$2.099,99 (sekitar Rp 34,6 juta) / £1.869 / AU$2.999
  • 1 TB: US$2.499,99 (sekitar Rp 41,2 juta) / £2.209 / AU$3.599

Harga ini lebih murah sekitar US$100 dibanding Galaxy Z Fold 7 saat peluncuran. Namun, selisih harga dengan Galaxy Z Fold 8 Ultra yang hanya US$200 membuat nilai tawarnya sedikit dipertanyakan, terutama karena varian Ultra menawarkan layar lebih besar, kamera telefoto, dan baterai 5.000 mAh.

Kesimpulan

Galaxy Z Fold 8 adalah pilihan menarik bagi mereka yang selama ini ragu membeli ponsel lipat karena ukurannya yang besar. Kombinasi layar cover yang fungsional dan layar dalam yang nyaman untuk membaca menjadikannya perangkat unik di pasaran saat ini, terlebih sebelum kehadiran ponsel lipat dari Apple.

Namun, pengguna yang mengutamakan kemampuan zoom kamera atau daya tahan baterai maksimal sebaiknya mempertimbangkan varian Ultra atau ponsel flagship konvensional. Dengan harga yang masih tinggi, perangkat ini direkomendasikan untuk pengguna yang benar-benar membutuhkan layar besar dalam format ringkas, bukan untuk mereka yang sekadar ingin mencoba teknologi lipat.

Follow www.okesumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techradar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks