SUMATERA UTARA — Gunung Merbabu yang membentang di wilayah Kabupaten Magelang, Boyolali, dan Semarang, Jawa Tengah, kembali menjadi sorotan setelah pasangan selebriti Rey Mbayang dan Dinda Hauw menuntaskan pendakian di sana. Aktivitas ini mereka lakukan di sela-sela padatnya jadwal syuting dan pekerjaan di dunia hiburan tanah air.
Bagi para pendaki, gunung ini bukan sekadar destinasi menantang. Pemandangan sabana yang luas di puncak serta pemandangan Gunung Merapi dan Gunung Sindoro-Sumbing dari kejauhan menjadi kompensasi atas tenaga yang terkuras selama perjalanan.
Daya Tarik Utama: Savana dan Pemandangan Puncak yang Lapang
Keunikan Gunung Merbabu terletak pada puncaknya yang relatif datar dan ditumbuhi rumput savana luas. Area ini kerap disebut sebagai "Negeri di Atas Awan" karena sering kali tertutup kabut tipis yang datang dan pergi.
Dari titik tertingginya, pendaki bisa melihat dua gunung berapi aktif sekaligus. Pemandangan ini menjadi magnet utama bagi mereka yang ingin berfoto dengan latar alam yang dramatis.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Gunung Merbabu
- Mendaki jalur pendakian resmi seperti via Selo atau via Wekas, dengan durasi tempuh 6-8 jam tergantung kecepatan.
- Mendirikan tenda di area perkemahan Puncak Kenteng Songo atau Puncak Suwanting yang memiliki ruang luas.
- Menikmati matahari terbit (golden hour) di pinggir tebing sabana yang menghadap ke arah Gunung Merapi.
- Berburu spot foto dengan latar hamparan rumput kering yang berubah warna sesuai musim.
Cara Menuju Gunung Merbabu
Basecamp paling populer untuk memulai pendakian adalah Desa Selo, Kabupaten Boyolali. Dari Kota Yogyakarta, jarak tempuh sekitar 60 kilometer dengan waktu perjalanan 2-3 jam menggunakan kendaraan pribadi atau sewa mobil.
Alternatif lain, pendaki bisa memulai dari Basecamp Wekas di Magelang. Jalur ini dikenal lebih teduh karena banyak ditumbuhi pohon pinus, namun tanjakan di beberapa titik cukup terjal.
Tiket Masuk dan Regulasi Pendakian
Biaya masuk pendakian Gunung Merbabu bervariasi tergantung hari dan jalur yang dipilih. Tarif retribusi resmi dikelola oleh Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, dengan tambahan biaya asuransi dan kebersihan.
Calon pendaki wajib melakukan registrasi online melalui sistem booking resmi sebelum hari keberangkatan. Kuota pendaki per hari dibatasi untuk menjaga kelestarian ekosistem savana di puncak.
Tips Berkunjung untuk Pendaki Pemula
Waktu terbaik untuk mendaki Gunung Merbabu adalah musim kemarau, sekitar bulan Mei hingga September. Pada periode ini, jalur lebih kering dan risiko tanah licin berkurang drastis.
Perlengkapan wajib yang perlu disiapkan meliputi jaket tebal, sarung tangan, dan headlamp. Suhu di puncak bisa turun hingga 5 derajat Celsius pada malam hari, bahkan di musim kemarau sekalipun.
Pendaki juga diimbau membawa kantong sampah pribadi. Prinsip leave no trace sangat dijunjung tinggi di kawasan taman nasional ini, mengingat ekosistem sabana yang rapuh.
Bagi yang ingin meniru jejak Rey Mbayang dan Dinda Hauw, durasi ideal pendakian adalah dua hari satu malam. Satu hari digunakan untuk perjalanan naik dan mendirikan tenda, hari kedua untuk menikmati matahari terbit dan turun kembali ke basecamp.