Pencarian

Jembatan Gantung Sungai Hou di Nias Resmi Rampung, TNI AD Buka Akses Warga Desa Bawolato

Senin, 03 Agustus 2026 • 11:52:31 WIB
Jembatan Gantung Sungai Hou di Nias Resmi Rampung, TNI AD Buka Akses Warga Desa Bawolato
Jembatan gantung sepanjang 35 meter di atas Sungai Hou, Kabupaten Nias, resmi difungsikan untuk warga Desa Bawolato.

NIAS — Warga Desa Hou, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, kini memiliki akses transportasi baru yang lebih aman. Jembatan gantung sepanjang 35 meter yang membentang di atas Sungai Hou resmi difungsikan setelah pengerjaannya dinyatakan rampung, Sabtu (1/8/2026).

Kehadiran jembatan ini langsung menjawab kebutuhan mobilitas harian masyarakat yang selama ini bergantung pada akses terbatas. Jalur penghubung antarwilayah itu diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian sekaligus memangkas waktu tempuh warga menuju sekolah dan fasilitas kesehatan.

Empat Satuan TNI Terlibat dalam Pengerjaan

Pembangunan jembatan ini melibatkan personel gabungan dari Koramil 03/Idanogawo, Kodim 0213/Nias, Yon TP 906, dan Yonzipur 1/DD. Sinergi antar satuan tersebut berhasil menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang ditetapkan.

Keterlibatan lintas satuan ini menunjukkan bahwa proyek infrastruktur di daerah kepulauan seperti Nias membutuhkan koordinasi yang solid. Dengan rampungnya konstruksi, jembatan langsung bisa dimanfaatkan sebagai jalur konektivitas utama warga.

Manfaat Jangka Panjang untuk Perekonomian Warga

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Infanteri Sandy, S.I.P., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Sungai Hou merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam mengatasi kesulitan masyarakat. Menurutnya, dampak infrastruktur ini tidak hanya dirasakan untuk mobilitas harian.

“Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan warga di wilayah Kepulauan Nias,” ujar Kolonel Sandy.

Jembatan baru ini juga diproyeksikan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi. Akses yang lebih mudah akan mempercepat distribusi hasil pertanian dari Desa Hou ke pasar-pasar di kecamatan tetangga, sehingga roda perekonomian lokal diharapkan ikut bergerak.

Program Percepatan Infrastruktur di Daerah Tertinggal

Program Bakti TNI AD untuk Rakyat merupakan inisiatif yang digagas pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah tertinggal. Melalui program ini, TNI AD berfokus pada pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Rampungnya Jembatan Gantung Sungai Hou menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pemerataan pembangunan. Infrastruktur ini diharapkan semakin membuka akses bagi warga Desa Hou dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Nias.

Follow www.okesumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: teritorial24.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks