MEDAN — Ratusan peserta mengayuh sepeda ontel melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Medan, Minggu, mengawali rangkaian kegiatan patriotisme yang digelar DHD 45 Sumut. Parade berlanjut dengan senam sehat bersama di Lapangan Merdeka, lokasi bersejarah yang menjadi titik nol Kota Medan.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan. Ia berharap semangat juang yang ditunjukkan para pendiri bangsa dapat terus mengakar di tengah masyarakat.
"Kami berharap jiwa kebangsaan terus tumbuh sehingga setiap anak bangsa memiliki semangat bela negara," katanya di Medan, Minggu.
Lapangan Merdeka: Saksi Sejarah Proklamasi di Sumatera Utara
Pemilihan Lapangan Merdeka sebagai pusat kegiatan bukan tanpa alasan. Ketua Umum DHD 45 Sumut Mayjen TNI (Purn.) Muhammad Hasyim menjelaskan bahwa lokasi ini menyimpan nilai sejarah mendalam bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia.
"Lapangan Merdeka merupakan titik nol Kota Medan dan menjadi salah satu lokasi bersejarah pembacaan Proklamasi Kemerdekaan di Sumatera Utara," ungkap Hasyim.
Menurutnya, momen seperti ini menjadi medium efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus. Ia menilai generasi muda memegang peran kunci dalam menjaga keutuhan bangsa dan melanjutkan cita-cita para pejuang.
Semangat Juang Harus Diwariskan, Bukan Sekadar Dikenang
Hasyim menekankan bahwa peringatan kemerdekaan tidak cukup dimaknai dengan upacara bendera semata. Nilai perjuangan harus diterjemahkan dalam aksi nyata pembangunan oleh generasi saat ini.
"Semangat perjuangan kemerdekaan perlu terus diwariskan kepada generasi muda sebagai penerus pembangunan bangsa," tegasnya.
Kegiatan yang turut dihadiri Ketua Dewan Paripurna DHD 45 Sumut Herry L. Siregar dan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara Kolonel TNI (Purn.) Hatunggal Siregar ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan diraih dengan pengorbanan. Melalui parade dan senam sehat, pesan kebangsaan dikemas lebih dekat dengan masyarakat.