MEDAN — Kolaborasi lintas instansi antara Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan Kodim 0201/Medan tidak hanya berhenti pada seremoni. Sinergi ini diterjemahkan ke dalam sejumlah program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga, mulai dari ekonomi kerakyatan, infrastruktur publik, hingga gizi anak sekolah.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa komunikasi intensif menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai tantangan perkotaan. Hal ini disampaikannya bersama Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo saat menjadi narasumber di TVRI Sumut.
Salah satu program prioritas yang tengah dieksekusi adalah pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. Dalam merealisasikan program ini, pemerintah bersama TNI memetakan aset lahan daerah secara optimal untuk lokasi operasional.
Lahan yang telah disiapkan berada di tiga wilayah, yakni:
Menariknya, lokasi di Medan Tuntungan disebut berdekatan langsung dengan fasilitas Sekolah Rakyat. Keberadaan koperasi ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi warga setempat.
Di sektor infrastruktur, kontribusi TNI dinilai besar dalam merampungkan pembangunan jembatan penghubung Kecamatan Medan Polonia dan Medan Maimun. Kehadiran jembatan baru ini secara langsung mempermudah mobilitas harian warga.
Dampaknya terasa nyata bagi para pelajar. "Akses anak-anak menuju sekolah kini menjadi jauh lebih lancar," demikian pernyataan yang disampaikan dalam kesempatan tersebut. Percepatan pembangunan fasilitas publik ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang inklusif.
Sinergi Pemko Medan dan Kodim 0201/Medan juga merambah sektor kesehatan dan pendidikan anak. Kedua institusi aktif mengawal program Makan Bergizi Gratis yang tengah berjalan di kota ini.
Pemerintah menargetkan pendirian 255 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Program ini menyasar sekitar 700.000 anak untuk memastikan kebutuhan gizi harian mereka terpenuhi secara optimal.
Selain itu, pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap operasional Sekolah Rakyat di wilayah setempat. Sekolah ini dirancang dengan metode disiplin namun tetap menyenangkan bagi para siswa.
Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo memberikan penjelasan tegas terkait peran institusinya. Keterlibatan TNI dalam program-program pemerintah ini merupakan bagian dari tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Menurutnya, Undang-undang mengamanatkan TNI untuk turut membantu percepatan tugas negara pada masa damai. Kolaborasi lintas instansi ini membuktikan bahwa pembangunan kota yang inklusif dapat terwujud nyata melalui kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan aparat kewilayahan.