Dukung APRC Sumut 2026, PTPN IV PalmCo Siapkan Lintasan Perkebunan Teh di Simalungun untuk 45 Pereli

Penulis: Tengku Syafri  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:02:01 WIB
PTPN IV PalmCo menyediakan kawasan perkebunan teh di Simalungun sebagai lintasan untuk 45 pereli pada APRC Sumut 2026.

SIMALUNGUN — Dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Sumut Rally 2026 terus mengalir dari berbagai pihak. Kali ini, PTPN IV PalmCo menyatakan komitmennya dengan menyediakan kawasan perkebunan teh di Simalungun sebagai arena balap internasional, sebuah langkah yang dinilai mampu menggerakkan ekonomi warga sekitar.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa penyediaan lahan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung inisiatif strategis pemerintah dan Ikatan Motor Indonesia (IMI). Menurutnya, aset BUMN ini memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan.

"Penyediaan lahan perkebunan teh di Simalungun sebagai lintasan reli merupakan bentuk komitmen PTPN IV PalmCo dalam mendukung inisiatif strategis pemerintah dan IMI. Kami menyadari aset BUMN ini memiliki potensi untuk menggerakkan ekonomi," kata Jatmiko.

Perputaran Ekonomi dari Sektor Penginapan hingga UMKM

Ketua IMI Sumatera Utara, Harun Mustafa, menyebutkan bahwa kehadiran 45 tim balap beserta ratusan kru mekanik, ofisial, dan ribuan penonton akan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat secara signifikan. Dampaknya mulai terasa di berbagai sektor, mulai dari penginapan, transportasi, hingga pelaku usaha kecil.

"Perputaran ekonomi terjadi di berbagai sektor, mulai dari penginapan, transportasi hingga UMKM," ujar Harun.

Peningkatan ini diprediksi akan terlihat jelas dari tingkat hunian hotel dan penginapan yang naik, tingginya permintaan jasa transportasi, serta lonjakan omzet pelaku UMKM kuliner, warung kopi, dan pedagang suvenir di sekitar lokasi special stage (SS) perkebunan teh.

Lebih dari Sekadar Kompetisi Olahraga

Ketua Dewan Pembina IMI Sumut, Musa Rajekshah, menegaskan bahwa penyelenggaraan reli ini memiliki tujuan yang lebih luas dari sekadar ajang adu kecepatan. Ia menyebut ajang ini menjadi sarana promosi pariwisata Danau Toba dan penguatan ekonomi masyarakat.

"Ini bukan hanya soal hobi, tetapi juga bagaimana kita mempromosikan pariwisata Danau Toba dan meningkatkan ekonomi masyarakat," tegasnya.

Musa, yang juga berhasil menjadi juara pertama APRC Sumut Rally 2026, menambahkan bahwa reli merupakan cabang olahraga otomotif yang membutuhkan biaya besar dalam penyelenggaraannya. Oleh karena itu, dukungan dan keterlibatan banyak pihak menjadi kunci suksesnya ajang yang menggunakan lintasan di luar sirkuit ini.

Kolaborasi Menuju Kembalinya WRC ke Indonesia

Dukungan PTPN IV PalmCo dalam ajang ini bukanlah yang pertama. Perusahaan secara rutin telah mendukung penyelenggaraan Kejurnas Rally dan APRC dengan menyediakan kawasan perkebunan teh sebagai arena balap.

Langkah ini sejalan dengan upaya IMI dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mematangkan kesiapan daerah untuk kembali menjadi tuan rumah seri World Rally Championship (WRC) di Indonesia. Sumut Rally 2026 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku olahraga otomotif, dan dunia usaha mampu mendorong pengembangan sport tourism sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di kawasan penyangga Danau Toba.

Reporter: Tengku Syafri
Sumber: inilampung.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top