Jambore Anak TK-RA-PAUD di Deli Serdang Diikuti 24 Yayasan, Bupati Minta Jadi Contoh 21 Kecamatan Lain

Penulis: Said Fauzi  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 13:03:42 WIB
Ribuan anak dari 24 yayasan mengikuti Jambore Anak TK-RA-PAUD di Lapangan Sepak Bola "Kata Bima", Deli Serdang, 6-8 Agustus 2026.

DELI SERDANG — Pemerintah Desa Bandar Khalipah menggelar Jambore Anak TK-RA-PAUD sebagai ruang silaturahmi antarlembaga pendidikan sekaligus ajang menumbuhkan kreativitas anak usia dini. Kegiatan yang berlangsung 6-8 Agustus 2026 itu melibatkan 24 yayasan dari total 30 lembaga pendidikan di desa tersebut.

Kepala Desa Bandar Khalipah, Suparyo, mengatakan puncak acara berlangsung di Lapangan Sepak Bola "Kata Bima", Jalan Puskesmas, Dusun VII. Rangkaian kegiatan meliputi lomba mewarnai, lomba bendera, dan sejumlah aktivitas lain yang melibatkan anak usia dini.

Bukan Sekadar Cari Juara, tapi Bangun Kepercayaan Diri Anak

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menilai jambore ini lebih dari sekadar perlombaan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi anak untuk mengenal budaya dan mengikuti aktivitas positif sejak dini.

"Para orang tua ingin anaknya mencintai budaya, mempunyai kepercayaan diri dan bisa tampil dalam kegiatan-kegiatan yang positif, bukan sekadar mencari juara," kata Asri Ludin di Deli Serdang, Senin (10/8).

Orang nomor satu di Kabupaten Deli Serdang itu menegaskan, pola pembiayaan kegiatan yang menggabungkan anggaran desa dan dukungan sponsor layak direplikasi. Ia menilai penyelenggaraan kegiatan masyarakat tidak harus bergantung penuh pada APBD selama ada kolaborasi dari berbagai pihak.

Desa Minta Bupati Benahi Lapangan Sepak Bola "Kata Bima"

Di sela acara, Suparyo menyampaikan sejumlah kebutuhan desa kepada Bupati Deli Serdang. Salah satu yang paling disorot adalah pembenahan Lapangan Sepak Bola "Kata Bima" yang telah menjadi aset desa dan kerap dimanfaatkan warga untuk berolahraga.

"Kami masyarakat Bandar Khalipah melaporkan kepada Bapak Bupati bahwa Lapangan Sepak Bola 'Kata Bima' sudah menjadi aset desa dan surat tanda bukti aset juga kita miliki," ujarnya.

Menanggapi permintaan itu, Asri Ludin menyatakan dukungannya. Ia meminta agar rencana pembenahan lapangan ditampung dalam APBD dan dikerjakan pada tahun yang sama.

"Untuk lapangan ini agar ditampung di APBD dan kita kerjakan tahun ini supaya lapangan ini menjadi satu kebanggaan atau menjadi satu tempat yang bisa menjadi tempat masyarakat untuk berkumpul," kata Asri Ludin.

Camat Percut Sei Tuan: Ruang Positif bagi Anak dan Orang Tua

Camat Percut Sei Tuan, Muhammad Kennedy, yang turut hadir menilai jambore ini menjadi ruang positif bagi anak usia dini. Kegiatan tersebut dinilai mampu mempererat hubungan antara lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat.

Suparyo menambahkan, antusiasme warga terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Ia berkomitmen mempertahankan agenda tahunan tersebut karena menjadi aspirasi para orang tua dan pengelola PAUD di desanya.

"Semua kegiatan ini kita anggarkan dari desa juga didukung oleh sponsor. Insyaallah untuk tahun depan kita masih pertahankan kegiatan ini karena ini juga menjadi aspirasi dari orang tua dan Bunda-Bunda PAUD," tutup Suparyo.

Reporter: Said Fauzi
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top