MEDAN — Partai Rakyat Indonesia (PRI) Sumatera Utara memasuki usia satu tahun dengan menggelar konsolidasi pengurus dari 33 kabupaten/kota. Ketua DPD PRI Sumut, Rahmad Pardamean Hasibuan, menyebut pembentukan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) di setiap kecamatan menjadi prioritas utama menyongsong Pemilu 2029.
"Alhamdulillahnya berdasarkan data yang kita terima pembentukan DPAC di setiap daerah berjalan lancar dan dipastikan bisa memenuhi target," kata Rahmad di sela-sela perayaan HUT ke-1 partai, Sabtu (8/8/2026).
Puncak perayaan berlangsung di Gedung Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provsu. Kegiatan diawali senam pagi bersama yang dipandu instruktur profesional yang juga kader partai, lalu dilanjutkan dengan sambutan virtual dari Ketua Umum PRI, Muhammad Nazaruddin, yang merayakan momen ini dari Lampung.
Momen puncak ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Rahmad Pardamean Hasibuan didampingi Sekretaris Irwansyah Damanik serta pengurus DPC dari seluruh Sumatera Utara. Acara ditutup dengan makan bersama seluruh peserta.
Sehari sebelumnya, DPD PRI Sumut menggelar silaturahmi dan konsolidasi bersama pengurus DPC dan sayap partai di Aula BPSDM Provsu. Kegiatan ini menghadirkan Komisioner KPU Sumatera Utara, Dr. Raja Ahab Damanik, SH., M.Hum, dan akademisi Prof. Dr. Abdyanto SE., M.Si sebagai narasumber.
Rahmad menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat visi dan misi partai. "Selain itu, ini akan semakin mengeratkan silaturahmi antar sesama pengurus DPC PRI di 33 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Utara," ujarnya.
Di usianya yang baru satu tahun, PRI Sumut menyatakan diri sebagai garda terdepan pendukung program pemerintah. "Meskipun kita baru berusia 1 tahun, kita kedepannya akan menjadi garda terdepan untuk mendukung berbagai program-program Presiden RI Prabowo Subianto dalam membangun Indonesia menjadi yang lebih baik lagi," tegas Rahmad.
Komisioner KPU Sumut Raja Ahab Damanik memaparkan sistem verifikasi partai baru berdasarkan PKPU No 4 Tahun 2022, mencakup mekanisme pendaftaran hingga proses verifikasi yang dilaksanakan KPU. Sementara itu, Prof. Abdyanto menyampaikan analisis tentang dinamika politik terkini di Sumatera Utara, menekankan bahwa uang tak selalu menjadi faktor utama dalam politik.
Pemateri terakhir, Irwansyah Damanik, menjabarkan strategi membangun dan membesarkan partai ke depan. Ia menekankan pentingnya kerja kolektif seluruh kader dalam memperkuat struktur partai hingga tingkat kecamatan.