MEDAN — Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menerima kunjungan silaturahmi Direktur Utama Inalum Melati Sarnita di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (4/8). Pertemuan ini membahas penguatan kolaborasi strategis antara BUMN dan pemerintah daerah untuk menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di kawasan Danau Toba.
Melati menegaskan bahwa keberlanjutan perusahaan tidak cukup hanya diukur dari kinerja operasional. Menurutnya, aspek lingkungan dan sosial menjadi pilar penting yang harus berjalan beriringan.
"Keberlanjutan tidak cukup hanya diwujudkan melalui kinerja operasional yang baik," ujar Melati dalam keterangan yang diterima di Medan.
Salah satu prioritas Inalum adalah menjaga kelestarian Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba. Langkah ini dinilai krusial untuk mempertahankan keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung keberlanjutan pembangkit listrik tenaga air yang dioperasikan perseroan.
Untuk merealisasikan target penanaman pohon seluas 500 hektare pada 2026, Inalum akan menjalankan program secara bertahap. Beberapa program pendukung juga disiapkan, antara lain pengembangan pembibitan, pembangunan biopori, sumur resapan, hingga pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati.
"Berbagai inisiatif ini dilaksanakan lewat pendekatan perusahaan dalam menciptakan nilai bersama melalui sinergi antara kepentingan lingkungan, masyarakat, industri, dan pemerintah," jelas Melati.
Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mengapresiasi berbagai inisiatif yang telah dijalankan Inalum. Ia berharap kolaborasi antara Pemprov Sumut dan Inalum terus diperkuat melalui program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Surya secara spesifik menyoroti pentingnya kontribusi Inalum dalam meningkatkan kualitas pendidikan di kawasan sekitar Danau Toba. Masih ada kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan, seperti laboratorium dan fasilitas penunjang lainnya, yang belum seluruhnya dipenuhi oleh APBD maupun APBN.
"Kami harap Inalum terus memperkuat kontribusinya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, khususnya mendukung peningkatan kualitas pendidikan di kawasan sekitar Danau Toba," tuturnya.
"Di sinilah kolaborasi antara pemerintah daerah dan Inalum dapat memberikan manfaat nyata bagi generasi muda," ujar Surya menambahkan.
Sinergi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada seremonial belaka. Program penanaman pohon dan pengembangan fasilitas pendidikan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara langsung.
Keberadaan biopori dan sumur resapan juga menjadi bagian dari upaya konservasi air yang bermanfaat bagi ketersediaan sumber daya air di kawasan tersebut. Dengan kolaborasi ini, Inalum berupaya memastikan operasionalnya berjalan selaras dengan kepentingan lingkungan dan masyarakat sekitar.