MEDAN — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara terus memperluas jangkauan literasi keuangan hingga ke pelosok daerah. Sejak Januari hingga Juni 2026, sebanyak 206 kegiatan edukasi telah digelar dengan total peserta menembus angka 130.811 orang.
"Dari 206 kegiatan edukasi keuangan, sudah diikuti 130.811 peserta di wilayah Sumut," ujar Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara Yovvi Sukandar di Medan, Jumat.
Yovvi menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan). OJK Sumut tidak hanya fokus di perkotaan, tetapi juga berupaya menjangkau daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
"Insya Allah, kegiatan edukasi keuangan akan terus dilakukan di berbagai daerah, termasuk melalui program yang berkaitan dengan peringatan Hari Indonesia Menabung," katanya.
Berbeda dengan seminar pada umumnya, materi yang disampaikan OJK Sumut dirancang berdasarkan kebutuhan kelompok peserta. Untuk pelajar, fokus utamanya adalah menumbuhkan kebiasaan menabung sejak dini dan membangun karakter bijak dalam mengelola uang.
Sementara itu, untuk ASN, mahasiswa, dan komunitas, pendalaman materi lebih diarahkan pada pengenalan pasar modal, pemanfaatan produk jasa keuangan formal, serta skema pengelolaan keuangan yang sehat.
Di tengah maraknya investasi ilegal, OJK Sumut mengingatkan peserta untuk menerapkan prinsip 2L, yakni legal dan logis. Masyarakat diminta memastikan legalitas lembaga atau produk keuangan melalui kanal resmi OJK sebelum menanamkan modal.
"Jangan mudah tergiur imbal hasil tinggi dalam waktu singkat," tegas Yovvi. Ia juga mengingatkan agar masyarakat senantiasa menjaga kerahasiaan data pribadi dan data keuangan untuk menghindari penyalahgunaan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Hingga akhir tahun, OJK Sumut dipastikan akan terus menggencarkan edukasi serupa di berbagai titik, terutama menyambut momentum Hari Indonesia Menabung yang biasanya bertepatan dengan bulan Agustus.