MEDAN — Perusahaan peleburan aluminium milik negara itu tidak hanya berfokus pada kinerja operasional. Melalui pendekatan Shared Value Framework, INALUM mengklaim keberlanjutan perusahaan harus sejalan dengan perbaikan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan di Sumatera Utara.
“Keberlanjutan tidak cukup hanya diwujudkan melalui kinerja operasional yang baik. Keberlanjutan juga harus tercermin dari kemampuan perusahaan dalam menjaga lingkungan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi mendatang,” ujar Direktur Utama INALUM Melati Sarnita dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Langkah restorasi DTA Danau Toba menjadi prioritas utama karena kawasan ini berperan krusial menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memasok air untuk pembangkit listrik tenaga air milik perusahaan. Penanaman dilakukan bertahap dengan target 500 hektare hingga dua tahun mendatang.
Pemilihan jenis tanaman tidak asal. INALUM menyesuaikannya dengan kondisi lahan dan nilai ekologis, terutama kemampuan menahan erosi, meningkatkan infiltrasi air, serta memperluas tutupan vegetasi di area resapan.
Selain penanaman, perusahaan mengembangkan program pendukung yang menyentuh aspek edukasi dan konservasi. Sejumlah inisiatif yang berjalan meliputi pengembangan pembibitan, pembangunan biopori dan sumur resapan, Sekolah Peduli Lingkungan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, hingga pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati).
Seluruh program tersebut dijalankan melalui Shared Value Framework INALUM. Kerangka ini dirancang untuk menciptakan nilai bersama dengan menyinergikan kepentingan lingkungan, masyarakat, industri, dan pemerintah dalam satu kesatuan strategi.
Di luar isu lingkungan, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menyoroti masih besarnya kebutuhan sarana pendidikan di sekitar Danau Toba. Menurutnya, banyak sekolah yang belum memiliki laboratorium dan fasilitas penunjang lain yang memadai.
“Masih terdapat kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan, seperti laboratorium dan fasilitas penunjang lainnya, yang belum seluruhnya dapat dipenuhi melalui APBD maupun APBN. Di sinilah kolaborasi antara pemerintah daerah dan INALUM dapat memberikan manfaat nyata bagi generasi muda,” kata Surya.
Wagub mendorong kontribusi BUMN itu tidak berhenti pada konservasi. Perluasan pemberdayaan tenaga kerja lokal dan penguatan kapasitas SDM juga diminta terus ditingkatkan agar dampak ekonomi terasa langsung oleh warga.
INALUM menegaskan posisinya sebagai mitra pembangunan daerah, bukan sekadar entitas bisnis. Sinergi dengan Pemprov Sumut diharapkan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas, baik untuk masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.
Sebagai bagian dari Grup MIND ID, perusahaan berkomitmen menjalankan peran sebagai agen pembangunan melalui inisiatif yang mendukung pendidikan, pelestarian lingkungan, dan penguatan industri aluminium nasional.