BMH Sumut Salurkan Beasiswa untuk 7 Santri Tahfidz Darul Hijrah di Deli Serdang, Dukung Penghafal Al-Qur'an

Penulis: Amrizal Halim  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:55:01 WIB
BMH Sumut menyerahkan beasiswa kepada tujuh santri tahfidz di Pesantren Darul Hijrah, Deli Serdang, Kamis (30/7/2026).

DELI SERDANG — Tujuh santri penghafal Al-Qur'an di Pesantren Tahfidz Darul Hijrah, Tanjung Morawa, kini bisa bernapas lebih lega. Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Sumatera Utara menyerahkan bantuan beasiswa langsung kepada mereka, Kamis (30/7/2026).

Bantuan ini merupakan bagian dari Program Beasiswa Anak Indonesia yang digulirkan BMH, bersumber dari donasi masyarakat Sumatera Utara. Para santri yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara dan Aceh ini memiliki latar belakang sosial ekonomi yang beragam, dan sebagian besar membutuhkan dukungan finansial untuk melanjutkan pendidikan agamanya.

Beasiswa untuk Menjaga Semangat Menghafal Al-Qur'an

Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Sumut, M. Arif Firdaus, menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada para santri. Ia berharap dukungan ini tidak hanya meringankan biaya pendidikan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi santri untuk lebih fokus dalam menghafal dan mendalami Al-Qur'an.

“Semoga para santri semakin semangat dan serius dalam belajar sehingga kelak menjadi generasi yang mampu membawa perubahan bagi umat dan negeri ini ke arah yang lebih baik,” tuturnya dalam keterangan yang diterima redaksi.

Harapan Santri dan Doa untuk Para Donatur

Salah seorang penerima beasiswa, Ahmad, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, dukungan ini membuatnya dapat terus belajar, mengaji, dan beribadah bersama santri lainnya tanpa rasa khawatir.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada BMH dan para donatur yang telah memberikan beasiswa kepada kami. Semoga bantuan ini menjadi berkah, BMH semakin maju dan berkembang, serta para donatur selalu diberikan kesehatan dan kelapangan rezeki. Aamiin,” ujar Ahmad.

Pesantren Tahfidz Darul Hijrah sendiri saat ini membina tujuh santri yang datang dari sejumlah daerah di Sumatera Utara dan Aceh. Keberadaan program beasiswa ini diharapkan mampu menjadi jembatan bagi para santri untuk terus menuntut ilmu, meski berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Reporter: Amrizal Halim
Sumber: jurnalpost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top