Penerbangan Perdana Kualanamu–Mandailing Natal Resmi Diluncurkan, Waktu Tempuh Lewat Udara Kini Hanya Sekitar 1 Jam

Penulis: Wan Rizal  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:06:31 WIB
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meresmikan penerbangan perdana Wings Air rute Kualanamu–Mandailing Natal di Bandara Jenderal Besar A.H. Nasution.

MANDAILING NATAL — Perjalanan dari Medan menuju Mandailing Natal yang selama ini memakan waktu hingga belasan jam lewat darat kini memiliki alternatif baru. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meresmikan langsung penerbangan perdana Wings Air rute Bandara Internasional Kualanamu menuju Bandara Jenderal Besar A.H. Nasution di Kabupaten Mandailing Natal.

Peresmian ini menandai terhubungnya wilayah selatan Sumatera Utara dengan jalur udara domestik. Sebelumnya, akses menuju kabupaten yang dikenal dengan julukan Madina ini kerap menjadi keluhan utama pelancong dan pelaku usaha karena medan yang menantang serta waktu tempuh yang panjang.

Rute Baru yang Memangkas Jarak Tempuh

Kehadiran rute penerbangan ini menjadi titik balik bagi konektivitas di Sumatera Utara bagian selatan. Bandara Jenderal Besar A.H. Nasution yang menjadi titik tujuan kini resmi melayani penerbangan berjadwal, membuka akses yang lebih cepat dan efisien.

Bagi warga Mandailing Natal, keberadaan rute ini bukan sekadar pilihan transportasi tambahan. Mobilitas untuk urusan bisnis, pendidikan, hingga kesehatan ke ibukota provinsi menjadi jauh lebih praktis dibandingkan harus menempuh perjalanan darat yang melelahkan.

Dampak bagi Perekonomian dan Pariwisata Madina

Konektivitas udara yang baru ini diharapkan mendorong roda perekonomian lokal. Mandailing Natal memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan sumber daya alam yang selama ini terhambat oleh akses transportasi.

Dengan adanya penerbangan langsung, arus kunjungan baik untuk kepentingan bisnis maupun wisata diprediksi meningkat. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Langkah ini juga dinilai strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan di Sumatera Utara, menghubungkan wilayah barat-selatan yang selama ini cenderung tertinggal dari sisi infrastruktur dibandingkan kawasan pesisir timur.

Reporter: Wan Rizal
Sumber: tv.sinpo.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top