ASAHAN — Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 resmi berakhir, Minggu (2/8). Wakil Gubernur Sumatera Utara H Surya BSc menutup langsung gelaran yang berlangsung di kawasan Asahan tersebut, dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP serta sejumlah kepala daerah dan pimpinan OPD.
Penutupan ini menjadi penanda berakhirnya pesta rakyat yang berlangsung selama beberapa pekan. Direktur Utama PT PRSU, Ferry Indra, melaporkan total kunjungan selama penyelenggaraan mencapai 161.309 orang.
Angka kunjungan tersebut memang belum memenuhi target yang dicanangkan panitia. Namun Ferry menegaskan, penyelenggaraan tahun ini lebih mengedepankan kualitas dibandingkan kuantitas, khususnya pada aspek keamanan, kenyamanan, dan tata kelola acara.
Dari sisi ekonomi, dampaknya terbilang signifikan. Wagubsu Surya BSc menyampaikan bahwa PRSU mencatatkan perputaran uang mencapai Rp 50 miliar selama masa penyelenggaraan.
Di hadapan para tamu dan pengunjung, Surya BSc menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memperkuat iklim investasi pasca gelaran ini. “Pemprovsu akan terus memperkuat iklim investasi, meningkatkan daya saing daerah serta memberikan pelayanan publik yang semakin baik agar seluruh potensi daerah dapat berkembang secara optimal,” kata Surya.
Ia berharap PRSU tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata. Menurutnya, ajang ini harus mampu memberikan manfaat berkelanjutan melalui kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan investasi, UMKM, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Semarak PRSU ke-50 turut diramaikan oleh sekitar 3.000 pengisi acara. Ferry Indra mengungkapkan, 75 persen di antaranya merupakan penampil lokal dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
“Penutupan ini diumumkan pemenang lomba dance kontemporer, menyanyi, senam kreasi, stand terbaik dan lainnya,” ujar Ferry. Pengumuman pemenang tersebut menjadi puncak rangkaian acara sekaligus bentuk apresiasi bagi partisipasi masyarakat dan pelaku usaha lokal yang telah berkontribusi menyemarakkan PRSU ke-50.