MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tidak lagi memandang olahraga sekadar ajang perebutan medali. Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan cabang olahraga seperti gateball harus bertransformasi menjadi sektor industri yang menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan atlet.
Pernyataan itu disampaikan Bobby saat menghadiri pelantikan pengurus PERGATSI Sumut periode 2025–2029 di Aula Lapangan PERGATSI Sumut, Jalan Yos Sudarso, Medan, Jumat malam. Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi pengurus baru di bawah kepemimpinan Doli Sinomba Siregar.
Bobby mengaku terkesan setelah meninjau langsung fasilitas lapangan gateball milik Sumatera Utara. Menurutnya, sarana yang memadai menjadi modal penting untuk mendongkrak prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat.
"Saya baru melihat secara langsung lapangan gateball yang dimiliki Sumut. Dengan fasilitas yang sudah dimiliki sekarang, saya berharap pada PON 2028 di NTB nanti prestasi tersebut minimal bisa meningkat dua kali lipat," ujarnya.
Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, gateball menyumbangkan lima medali bagi kontingen Sumatera Utara. Capaian itu dinilai menjadi pijakan yang solid untuk target yang lebih ambisius pada ajang berikutnya.
Bobby menekankan bahwa ekosistem olahraga tidak boleh selamanya bergantung pada anggaran pemerintah. Ia mendorong pengurus PERGATSI membangun organisasi yang mandiri dan berkelanjutan.
"Ketika olahraga menjadi industri, maka olahraga bisa hidup dengan sendirinya dan berdiri di atas kaki sendiri. Tidak hanya industri konvensional yang memiliki nilai ekonomi, tetapi olahraga yang selama ini lebih dikenal sebagai hiburan juga dapat menjadi sektor yang memberikan nilai ekonomi tinggi," kata Bobby.
Ia menambahkan, industri olahraga bakal menjadi sektor strategis menuju visi Indonesia Emas 2045. Pemerintah provinsi berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraan kejuaraan gateball tingkat nasional maupun internasional di Sumatera Utara.
Kehadiran event olahraga berskala besar dinilai memberikan efek berantai bagi perekonomian lokal. Sektor pariwisata, perhotelan, hingga UMKM disebut akan ikut bergerak ketika turnamen digelar di suatu daerah.
"Saya sampaikan Pemerintah Provinsi Sumut akan memberikan dukungan penuh apabila kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Sumatera Utara," tegasnya.
Pemprov Sumut siap memberikan dukungan dari sisi organisasi maupun penyelenggaraan kegiatan. Hal ini sejalan dengan upaya menjadikan Sumatera Utara sebagai tuan rumah event olahraga bergengsi.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar PERGATSI, Diana Kusumastuti, mengapresiasi perkembangan organisasi gateball di Sumatera Utara. Kepengurusan kini telah terbentuk di 17 kabupaten/kota, meningkat signifikan dari sebelumnya hanya delapan daerah.
"Ini menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan atlet melalui Kejuaraan Provinsi menuju PON 2028," kata Diana.
Ketua PERGATSI Sumut Doli Sinomba Siregar menyampaikan komitmennya memperluas pembinaan dan mengenalkan gateball ke masyarakat luas. Ia menegaskan prestasi tidak bisa lahir secara individu, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
"Mari kita bersama-sama memajukan gateball di Sumut," ujarnya.